kabut kembali menutupi perasaanku
seketika aku buta,
namun melihat
aku menerka-nerka,
namun menatap
hei !
dimana dirimu ?
dimana cintamu yang dulu ?
dimana perasaanmu saat kau menerangiku dahulu ?
tak tersadar, aku terduduk lemas
merintih tanpa alasan
dan yang ku tahu pasti
rasa yang kutitip padamu telah dibuang entah kemana ...
seketika aku buta,
namun melihat
aku menerka-nerka,
namun menatap
hei !
dimana dirimu ?
dimana cintamu yang dulu ?
dimana perasaanmu saat kau menerangiku dahulu ?
tak tersadar, aku terduduk lemas
merintih tanpa alasan
dan yang ku tahu pasti
rasa yang kutitip padamu telah dibuang entah kemana ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar